Corel Draw

Corel Draw merupakan perangkat lunak yang diluncurkan oleh Corel Corporation yang berpusat di Ottawa , Kanada yang dibuat oleh Michel Bouillon dan Pat Beirne pada tahun 1987 -1989 . Corel Draw Merupakan salah satu aplikasi pengolah gambar berbasis vector yang banyak dipakai untuk percetakan, dan bidang lain yang memerlukan pemrosesan visual. Keunggulan mengolah gambar berbasis vector adalah ukuran hasil akhir yang dapat ditekan seminimal mungkin namun dengan kualitas yang tidak kalah dengan gambar berbasis raster atau bitmap.

Menu bar merupakan menu utama dari corel draw, yang meliputi:

• File: membuat dokumen baru (New, New from template), membuka dokumen yang sudah ada (Open), atau menutup dokumen yang sedang terbuka (Close). Teradapat pilihan untuk mencetak dokumen yang sudah kita buat melalui pilihan print.

• Edit: meliputi pilihan untuk melakukan Undo (kembali satu langkah proses kebelakang) dan redo (kembali satu langkah proses kedepan), kemudian pilihan cut, copy dan paste yang berfungsi untuk menggandakan objek

• View: berhubungan dengan tampilan dari workspace (Full screen view), jenis tampilan objek diatas workspace (Simple wireframe – enhanced) serta reaksi object atas object lain (Snap to), untuk menampilkan penggaris dan garis penunjuk serta grid (Ruler – Enable rollover)

• Layout: berhubungan dengan pengaturan workspace, seperti tipe layout apakah landscape atau portrait (switch layout), mengganti warna background (Page Background), menambah/mengurangi halaman (Insert, rename, delete page), serta untuk merubah jenis kertas yang dipakai (page setup)

• Arrange: berhubungan dengan object yang dibuat, seperti posisi atas objek lain (Align and distribute dan order), penggabungan objek (group, ungroup, dan ungroup all), merubah bentuk objek (transformation dan clear transformation), serta untuk mengunci posisi objek (Lock, unlock, unlock all objects)

• Effects: memberikan efek kepada objek yang terpilih, seperti gelap – terang, merubah warna objek, dan efek efek lainnya.

• Bitmap: memberikan efek pada objek berbasis bitmap.

• Text: mengatur objek text pada corel draw, seperti menempatkan teks pada jalurnya (Fit text to path), mengatur format teks, atau merubah tipe huruf teks (Change case)

• Tools: mengatur tampilan keseluruhan aplikasi corel draw.

Tool Box sekumpulan fungsi yang untuk membuat berbagai objek vektor.

  • Pick tools: Berfungsi untuk menseleksi, memutar, memperbesar/memperkecil objek. Selalu gunakan tool ini untuk memindah posisi objek.
  • Shape tool (F10): merubah objek yang bertipe curve, dimana objek ini memiliki nodes (titik) yang berhubungan.
  • Zoom tool: berfungsi untuk memperbesar dan memperkecil tampilan objek di workspace. Memiliki sub pilihan hand tool (H), berguna untuk menggeser tampilan objek di workspace
  • Freehand tool: digunakan untuk membuat objek dari garis secara manual.
  • Rectangle Tool (F6): untuk membuat objek persegi
  • Ellipse Tool (F7): untuk membuat objek berbentuk lingkaran
  • Poligon Tool: Untuk membuat objek berbasis polygon, membuat table sederhana dan spiral
  • Basic Shape: untuk membuat objek sederhana seperti panah, bintang, serta objek acak
  • Text Tool (F8): untuk membaut objek text Interactive Blend Tool: untuk membuat satu objek berdasarkan penggabungan dari dua objek
  • Eyedropper Tool: alat untuk memilih warna dari objek yang ada di workspace, serta paintbucket Tool untuk memberikan warna pada objek berdasarkan warna yang tadi dipilih
  • Outline Tool: untuk mengatur jenis, ukuran, bentuk, dan warna dari garis yang mengelilingi objek
  • Fill Tool: Untuk mengatur warna dan jenis dari fill objek
  • Interactive Tool: sama seperti Fill Tool, namun memiliki property yang lebih mudah diakses

Property bar adalah fasilitas yang disediakan untuk memunculkan fungsi‐fungsi yang sering digunakan ketika aktif pada salah satu alat gambar pada tool box. Isi dari property bar akan menyesuaikan dengan salah satu alat yang sedang aktif pada tool box. Berikut ini adalah salah satu fungsi yang muncul pada property bar ketika mengaktifkan text tool:

Mengatur halaman kerja (workspace)

Setiap kita membuka aplikasi Corel Draw, akan kita jumpai sebuah kotak putih, kotak ini dapat kita analogikan sebagai selembar kertas untuk kita mulai menggambar. Ada baiknya sebelum mulai membuat objek, kita atur dulu ukuran dari kertas yang ingin kita gunakan. Hal ini dapat kita lakukan dengan memilih menu Layout kemudian memilih page setup. Disini kita dapat memilih arah kertas, apakah berdiri atau tiduran, ukuran dan jenis kertas, dan tipe kertas, apakah kertas biasa (normal paper) atau kertas label (Labels)

Mengatur Printer

Jika ukuran kertas pada workspace sudah diatur, jangan lupa untuk mengatur ukuran kertas pada printer. Hal ini penting agar apa yang kita lihat di workspace dengan apa yang kita cetak di kertas akan sama atau sinkron. Untuk mengatur printer, pilih menu file lalu printer setup. Perlu diperhatikan bahwa tampilan pengaturan setiap jenis printer akan berbeda, namun pada intinya sama saja. Kita hanya perlu mencari pilihan yang memiliki fungsi pengaturan halaman (Page Setup)

Membuat objek dasar

Objek Garis:

a. Freehand tool sama seperti kita menggoreskan pena atau pensil diatas kertas, garis akan tercipta mengikuti arah goresan kita. Jika titik akhir goresan diklik pada titik awalnya, maka akan menjadi sebuah object closed, yaitu objek yang dapat diberi warna (fill) Setiap lekukan garis akan menjadi sebuah titik yang disebut dengan node, garis antar node disebut dengan segment. Node dan segment akan kami uraikan pada bagian mengedit objek.

b. Bezier tool membuat garis, berbeda dengan freehand tool, garis tidak akan tercipta mengikuti gerak mouse kita, tapi kita harus melakukan klik pada suatu titik, sehingga akan tercipta sebuah node, jika kita klik pada titik yang lain, akan tercipta node baru yang akan terhubung dengan node sebelumnya dengan sebuah segment. Jika ingin membuat garis lengkung, lakukan klik tahan kemudian gerakkan mouse, maka garis akan melengkung.

c. Artistic media tool ini seperti kita menggambar menggunakan kuas, memiliki ketebalan serta jenis yang beragam. Untuk mengatur jenis dan ketebalannya, terdapat properties bar yang biasanya terletak tepat dibawah menu bar.

d. Pen tool seperti bezier tool, bedanya adalah, setiap kita melakukan klik pada sebuah titik, gerakan mouse ke titik berikutnya akan diikuti oleh garis segment. Untuk membuat garis melengkung dilakukan cara yang sama dengan bezier tool

e. Polyline tool ini berfungsi untuk membuat garis yang lurus presisi, tool sebelumnya akan membuat garis mengikuti persis arah gerakan mouse, sedangkan Polyline tolol, akan membuat garis yang lurus mengikuti arah gerakan mouse.

f. Three points curve tool membuat garis melengkung dapat dilakukan secara cepat dengan tool ini, cukup lakukan sekali klik tahan, kemudian geser ke titik lain, akan tercipta sebuah garis lengkung, untuk mengakhiri cukup klik sekali lagi.

g. Interactive connection tool jika ingin membuat semacam diagram alur, tool ini dapat digunakan untuk membuat alur penghubungnya. Seperti untuk menghubung tabel satu dengan tabel lainnya.

h. Dimension tool digunakan sebagai garis keterangan ukuran sebuah objek

2. Objek bentuk

a. Objek persegi (Rectangle Tool) ini digunakan untuk membuat suatu objek persegi empat.

b. Objek lingkaran (Elipse Tool) membuat objek lingkaran, agar tercipta lingkaran bulat sempurna, tekan tombol Ctrl pada keyboard sambil menggeser mouse.

c. Objek poligon (Poligon Tool) membuat objek berbentuk bintang, gunakan ikon persegi lima (Symetrical Polygon). Tool ini memiliki properti untuk tiap tiap ikon yang ada.

d. Objek lain (Basic Shape) membuat objek selain dari pilihan tool diatas, dapat digunakan basic shape tool. Objek – objek seperti panah, comment box, objek prisma, dan objek lain dapat dibuat dengan tool ini.

e. Objek Text (Text tool) membuat objek text, pilih tool ini, kemudian klik pada workspace kemudian ketikkan kata yang diinginkan. Kita juga dapat membuat text box agar kalimat yang diketikkan lebih rapi, dengan melakukan drag (klik tahan) dan buat kotak sesuai kebutuhan.

3. Melakukan editing objek.

a. Shape Tool

Shape tool. Digunakan untuk merubah posisi node dan bentuk dari segment.

Knife tool. Untuk memotong suatu objek dengan cara membuat garis melintang diatas objek yang ingin dipotong

Eraser tool Berfungsi untuk menghapus suatu bagian dari objek

Smudge brush digunakan untuk menghapus atau memperluas daerah sebuah objek. Jika kita drag dari luar objek ke bagian objek, maka bagian objek yang dilewati oleh sapuan mouse akan terhapus. Namun sebaliknya, jika kita drag dari dalam objek ke luar, maka daerah sapuan mouse akan menjadi bagian dari objek tersebut

Roughen brush untuk merubah garis lengkung menjadi garis lurus yan acak

Free transform tool untuk melakukan rotasi pada obejk yang bersumbu pada titik klik mouse

b. Interactive extrude tool

  1. Interactive blend tool
  2. Berfungsi untuk membuat efek penggandaan dari dua buah objek. • Interactive contour tool
  3. Berfungsi untuk membuat efek penggandaan dari sebuah objek
  4. Interactive distortion tool Membuat objek menjadi bentuk abstrak
  5. Interactive envelope tool Berfungsi untuk merubah bentuk sebuah objek dengan
  6. merubah guide node
  7. Interactive extrude tool Memberikan efek tiga dimensi pada objek
  8. Interactive drop shadow Memberikan efek bayangan pada objek
  9. Interactive tranparency tool Dapat digunakan untuk memberikan kesan transparan pada suatu objek.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s